Friday, 21 May 2010

AIR atau BANYU

hastabrata
menawarkan delapan watak alam
untuk diteladani


:nulada hambeging samodra
tegese jembar momot myang kamot
…dan seterusnya.

Samodra, esensinya adalah air
Watak air, secara alamiah ia selalu mengalir
ke tempat yang lebih rendah
maka, selayaknya perhatian lebih diberikan
kepada mereka yang masih di bawah

air menggenangi 72% permukaan bumi
dan sekitar 60 hingga 70% dari tubuh kita
adalah juga air

Selayaknya kita menghormati air
sebab dari sanalah kehidupan dibangun
kita pun lahir setelah air
maka orang Jawa punya kata-kata
: ’’kakang kawah adhi ari-ari.’’
dan untuk tanah tumpah darah ini
kita punya pula sebutan: tanahair
dan sepertinya persis ketika kita lupa
menyebutnya dengan penuh penghayatan
dengan penuh perasaan
: tanah air
Tanah Air…!
Tanah Air…!

Tuhan pun menyemburkan ke depan mata kita
: lumpur

tanah dan air serentak
menjelma longsor
mengganyang sawah dan ladang
dan perkampungan
melabrak saudara-saudara kita
yang tengah nyenyak

mengapa kemudian datang banjir
bersekongkol dengan angin dan petir
sebab kita seperti tak pernah berhenti
menunjukkan perilaku kehausan
tak berkesudahan

lihatlah
siapa yang menggasak bebukitan
dan menukarkan hutan dengan recehan?

senajan wus nggaglag rembulan
lan ngokop samodra
mereka, manusia itu
seperti tak bakal berhenti merasa haus

air pun semakin harus dibeli
dan harganya semakin tinggi
apalagi di kota seperti ini

ajameneh ngombe
nguyuh wae tuku!

merasai bumi yang makin panas
menyadari batin yang makin ranggas
ingatlah air!

belajar pada air
yang dingin dan menyegarkan
yang suaranya merdu
gemiricik di pegunungan
bergerak seindah tarian

begitulah tamsil jika kita bergandeng tangan
memperkokoh persaudaraan
mengubur rasa saling bermusuhan
saling mengobati penyakit kehausan
wajah kita akan lebih berbinar
menatap masa depan

Malang, 18 Mei 2010

(Dibacakan di acara Refleksi Kebangsaan,
Islamic Centre Surabaya, 20 Mei 2010)

piye?:

3 urun rembug:

kulonuwon.mampir kedhap,baca tlisan disini.Nuwun

mangga, ngaturi pinarak ingkang sekeca

Air, Banyu, Warih semua berakhir dalam satu muara. Terkesan saya dengan tulisan disini. salam kenal dan sukses selalu.
terimakasih